SOAL DAN PEMBAHASAN BAB 8

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

1. Apa yang dimaksud dengan orientasi?

  • Pengenalan terencana dari para karyawan terhadap pekerjaan, rekan-rekan kerja, dan organisasi yang di tawarkan oleh sebagian besar pemberi kerja.

2. Jelaskan proses tahapan TNA (Training Need Analysis)!

  • Identifikasi awal.
  • Pengumpulan data.
  • Analisis kebutuhan dan identifikasi lanjutan.
  • Pelatihan.
  • Rancangan evaluasi.Tindak lanjut hasil analisa.

3. Sebutkan hal yang terkait dengan job analysis dalam proses identifikasi kebutuhan pelatihan!

  • Identifikasi jabatan.
  • Identifikasi pengetahuan,ketrampilan dan perilaku.

4. Apa sajakah yang termasuk di aspek pekerjaan dalam sumber kebutuhan pelatihan?

  • Teknologi baru, Metode, dan Sistem Kerja.

5. Sebutkan manfaat dari pelatihan dan pengembangan bagi karyawan!

  • Membantu peningkatan dalam berinteraksi.
  • Mengurangi stres, frustasi.
  • Meningkatkan prestasi.
  • Mendorong pencapaian rasa percaya diri.

6. Sebutkan jenis-jenis pelatihan!

  • Pelatihan yang dibutuhkan dan rutin.
  • Pelatihan pekerjaan/teknis.
  • Pelatihan antarpribadi dan pemecahan masalah.
  • Pelatihan perkembangan dan inovatif.

7. Apa yang dimaksud dengan pelatihan?

  • Sebuah proses dimana seseorang mendapatkan kapabilitas untuk membantu pencapaian tujuan-tujuan organisasional.

8. Apa yang dimaksud dengan konsultasi kinerja?

  • Proses dimana seorang pelatih (internal atau eksternal terhadap organisasi) dan pelanggan organisasional bekerja bersama untuk meningkatkan kinerja yang dapat mendukung tujuan bisnis.

9. Apa yang anda ketahui tentang pelatihan strategis?

  • Pelatihan strategis berfokus pada pada usaha pengembangan kompetensi, nilai, dan keunggulan kompetitif untuk organisasi.10.Apa yang dimaksud dengan kompensasi?
  • Imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan.


RESUME BAB 8

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

Pelatihan adalah sebuah proses dimana seseorang mendapatkan kapabilitas untuk membantu pencapaian tujuan-tujuan organisasional. Karena proses ini berkaitan dengan tujuan organisasional, pelatihan dapat dipandang secara sempit atau sebaliknya. Pelatihan memberikan karyawan pengetahuan dan keterampilan yang spesifik dan dapat didefinisikan untuk digunakan dalam pekerjaan mereka saat ini. Pelatihan harus dikaitkan pada peningkatan kinerja organisasional. Hal ini terjadi secara palingg efektif ketika pendekatan konsultasi kinerja digunakan.

Sasaran pelatihan dan pengembangan

PELATIHAN:

• Meningkatkan produktivitas

• Menurunkan biaya

• Mempercepat proses kerja

• Meningkatkan kebersamaan

• Menurunkan turnover

PENGEMBANGAN

• Perolehan pengetahuan

• Peningkatan ketrampilan

• Perubahan positif sikap kerja, kebiasaan dan kinerja dibandingkan dengan keadaan  sebelumnya

TRAINING NEED ANALYSIS (TNA)

Merupakan suatu proses yang sistimatis pada suatu organisasi dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan karyawan. Sehingga karyawan memiliki bekal yang memadai untuk dapat bekerja maksimal (superior performance) guna mendukung pencapaian tujuan organisasi.

PROSES IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN

- Analisis organisasi

• Bagaimana agar training sesuai dengan tujuan strategis organisasi?

• Apakah perusahaan mempunyai sumber-sumber untuk mengembangkan training?

• Apakah manager dan karyawan memberikan dukungan?

- Analisis personil

• Apakah ada problem motivasi?

• Siapa yang memerlukan training?

• Apakah karyawan siap untuk mengikuti  training?

• Bagaimana tindak lanjut setelah proses training?

- Penekanan training

• Problem kinerja

• Perubahan tekhnologi

• Adanya keluhan dari pelanggan

- Job Redesign

• Adanya peraturan baru

• Perubahan karakteristik pelanggan

• Adanya produk baru

• Defisiensi Ketrampilan Dasar

- Job analysis

• Identifikasi jabatan

• Identifikasi pengetahuan, ketrampilan dan perilaku

TAHAPAN TNA

- Identifikasi awal

• Dokumen

• Wawancara

• Survey

• Observasi

• Test

- Pengumpulan data

- Analisis kebutuhan dan identifikasi lanjutan

• Alternatif pelatihan

- Pelatihan

- Rancangan evaluasi

  • Tindak lanjut hasil pelatihan

Hal-Hal yang perlu diperhatikan dalam Pelatihan

• Efektivitas biaya

• Peserta

• Materi pelatihan

• Prinsip pembelajaran

• Fasilitas

• Instruktur

Metode Pelatihan

• On the job training

• Off the job training

• Outbond training

• Outdoor training

EVALUASI PROGRAM PELATIHAN

Reaksi

REAKSI PESERTA terhadap proses dan isi kegiatan pelatihan

Pengetahuan

PENGETAHUAN dan PROSES BELAJAR yang diperoleh melalui pengalaman pelatihan

Perilaku

PERUBAHAN PERILAKU karena kegiatan pelatihan

Kinerja


SOAL DAN PEMBAHASAN BAB 7 MSDM

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

1. Meliputi apa sajakah kondisi kerja itu?

  • Jam istirahat, lokasi makan siang/kantin, lokasi rest room, prosedur kemanan.

2. Apa saja yang termasuk dalam hak?

  • Skala penggajian, Cuti dan liburan, Jam istirahat¸ dll.

3. Apa saja yang termasuk dalam kewajiban?

  • Standar kerja.
  • Lokasi pekerjaan.
  • Fungsi jabatan.
  • Sasaran Pekerjaan.
  • Hubungan dengan pekerjaan lain.

4. Sebutkan 2 kegagalan program induksi!

  • Memberi tahu terlalu banyak.
  • Ketidakmampuan menggunakan contoh dan pelibatan.

5. Apa yang dimaksud dengan pengangkatan karyawan ?

  • Penempatan karyawan pada suatu jabatan/ pekerjaan baru.

6. Apakah prinsip pengangkatan itu ?

  • Efektivitas, peraturan ketenagakerjaan dan menghindari separation. Dilakukan setelah calon karyawan lulus dalam seleksi dan ditempatkan pada unit yang sesuai dengan kualifikasi yang dimilikinya.

7. Sebutkan jenis-jenis pengangkatan!

  • Promosi.Transfer.Demosi dan Staffing Karyawan baru.

8. Sebutkan 3 area penting dalam tahap awal!

  • Sasaran kerja. Peran, dan Garis instruksi.

9. Sebutkan 4 area lain dalam program induksi!

  • - Seputar Organisasi.
  • - Kondisi Kerja.
  • - Pengenalan Lingkungan Kerja.
  • - Pemahaman Hak dan Kewajiban sebagai karyawan.

10. Terdiri dari apa saja seputar organisasi itu?

Sejarah singkat organisasi, visi, misi dan tujuan organisasi, Struktur organisasi, Kebijakan dan peraturan organisasi.


ARTIKEL BAB 7 MSDM

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

Program Induksi ini kita fokuskan kepada guru pemula yang baru pertama kali mengajar, membimbing ataupun konseling yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintahan maupun lembaga pendidikan masyarakat (swata),”ungkap Eduard.

Bimbingan ini bilang Eduard akan dilaksanakan oleh guru yang dianggap memiliki cukup pengalaman dan kemampuan sesuai bidang keahlian dimilikinya yang nantiya ditentukan langsung kepala sekolah bersangkutan. Bimbingan ini juga menurutnya dilakukan agar para guru yang baru dapat beradaptasi sekaligus bisa bersikap profesional.

“Jadi bimbingan ini nantinya akan dilaksanakan selama setahun dengan menggunakan sistem penilaian yang akan dilakukan oleh kepala sekolah, guru pembimbing dan pengawas yang telah ditentukan oleh kepala sekolah. Jika para guru pemula belum bisa mendapatkan minimal nilai B maka guru pemula tersebut mendapatkan satu kali kesempatan untuk mengulang pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Adapun sasaran program itu dilakukan menurut Eduard, salah satunya yakni guru pemula yang berstatus honorer atau CPNS agar bisa menerima sertifikat untuk mendapatkan jabatan fungsional sebagi guru serta sertifikasi kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pemula. Selain itu lanjutnya, program ini juga wajib dilakukan bagi penyelenggara sekolah swasta sebagai ketentuan bagi seorang guru baru untuk bisa ditetapkan sebagai guru tetap disebuah lembaga pendidikan swasta. Jika ke depannya ada penyelenggara sekolah yang tidak melakukan program yang sudah diwajibkan tersebut, maka setiap penyelanggara sekolah akan dilaksanakan evaluasi oleh masing-masing dinas penidikan kabupaten/kota.

“Program ini sengaja dilakukan untuk peningkatan kualitas mutu guru pendidik sehingga harus dilakukan oleh masing-masing penyelenggara pendidikan. Sehingga ada evaluasi kebijakan untuk implementasinya,” urai Eduard. Sementara itu ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumut, Yustini Amnah Lubis menyambut positif program induksi bagi guru pemula.

“Program ini sangat mendukung dalam penciptaan guru profesional. Untuk itu ke depannya kita akan membantu mensosialisasikannya kepada semua guru, agar semua sekolah bisa melaksanakan program ini pada tahun 2012. Kita juga berharap agar seluruh stakeholder pendidikan juga ikut memantau agar seluruh penyelenggara pendidikan khsusunya di Sumut sudah mulai bisa menjalankan program induksi ini,”harapnya.


Resume penilaian prestasi

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

Penilaian prestasi kerja adalah proses melalui mana organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan

Manfaat:
Memperbaiki keputusan-keputusan personalia
Umpan balik kepada karyawan
Tujuan Penilaian/ Purposes of Performance Evaluation:
There are four major purposes of performance evaluation:

(1). To communicate management goals and objectives to employees.
(2). To motivate employees to improve their performace.
(3). To distribute organizational rewards such as salary increases and promotion equitably .
(4). To conduct management research.

Kegunaan Penilaian :

1. Perbaikan prestasi kerja.
2. Penyesuaian-penyesuaian kompensasi.
3. Keputusan-keputusan penempatan.
4. Kebutuhan latihan dan pengembangan.
5. Perencanaan dan pengembangan karier.
6. Penyimpangan-penyimpangan proses staffing.
7. Ketidak akuratan informasional.
8. Kesalahan-kesalahan desain pekerjaan.
9. Kesempatan kerja yang adil.
10. Tantangan eksternal

Persiapan penilaian prestasi kerja
Penilaian hendaknya mencerminkan gambaran secara akurat mengenai prestasi kerja karyawan.
Sistem penilaian harus berhubungan dengan:

1. pekerjaan (job related)
2. praktis
3. Ada standart
4. ukuran yang dapat diandalkan.

2. Observasi-observasi:
1. Observasi langsung: penilai secara nyata melihat pelaksanaan kerja.
2. Observasi tidak langsung: penilai hanya dapat menilai “tiruan” pelaksanaan kerja nyata sehingga kurang akurat.
Ukuran obyektif/subyektif
Ukuran prestasi kerja obyektif adalah ukuran-ukuran yang dapat dibuktikan atau diuji oleh orang-orang lain.
Ukuran subyektif adalah ukuran yang tidak dapat diuji atau dibuktikan oleh orang-orang lain.
Mempersiapkan Penilai
Penilai sering tidak berhasil untuk tidak melibatkan emosionalnya dalam menilai prestasi kerja karyawan. Ini menjadikan evaluasi menjadi bias (tidak akurat).
Berbagai bias dalam penilaian:
1. Halo Effect: pendapat pribadi penilai tentang karyawan mempengaruhi pengukuran prestasi kerja.
2. Kesalahan kecenderungan terpusat (menghindari penilaian ekstrim, menempatkan penilaian dekat rata-rata).
3. Bias terlalu lunak atau terlalu keras.
4. Prasangka pribadi (faktor senioritas, kesukuan, agama, kesamaan kelompok, status sosial, jenis kelamin).
5. Pengaruh kesan terakhir (recency effect).
Upaya mengurangi Distorsi:

Pemberian latihan bagi penilai
Umpan balik.
Pemilihan teknik-teknik penilaian prestasi secara tepat.
Latihan untuk penilai:
Mencakup tiga tahap:

1. Berbagai bias atau kesalahan dan penyebab-penyebabnya
2. Pentingnya sifat obyektivitas dan tidak memihak.
3. Kesempatan menerapkan ukuran-ukuran prestasi kerja sebagai bagian latihan mereka.

2. Umpan Balik untuk penilai:
Memungkinkan penilai memperbaiki perilaku mereka di masa mendatang
Pemilihan Teknik-teknik Penilaian:
Metode yang berorientasi pada prestasi di masa lalu
Metode yang berorientasi di masa depan
Metode-metode Penilaian berorientasi masa lalu:
Kelebihan:
Perlakuan terhadap prestasi kerja yang telah terjadi dan sampai derajat tertentu dapat diukur, ada umpan balik bagi karyawan untuk memperbaiki prestasi kerjanya di masa yad.
Kelemahan:
Prestasi kerja di masa lalu tidak dapat diubah.
Teknik-teknik Penilaian
1. Rating Scale
2. Checklist
3. Metode peristiwa kritis
4. Field review method
5. Tes dan observasi prestasi kerja
6. Metode evaluasi kelompok


resume tentang pelatihan dan pengembangan

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

SASARAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN

PELATIHAN:
• Meningkatkan Produktivitas
• Menurunkan Biaya
• Mempercepat proses kerja
• Meningkatkan kebersamaan
• Menurunkan Turnover

PENGEMBANGAN
• Perolehan pengetahuan
• Peningkatan Ketrampilan
• Perubahan positif sikap kerja, kebiasaan dan kinerja dibandingkan dengan keadaan sebelumnya

MANFAAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN Bagi Karyawan

Membantu karyawan memiliki kemampuan menyelesaikan masalah
Meningkatkan prestasi
Membantu peningkatan dalam berinteraksi
Mendorong pencapaian rasa percaya diri
Mengurangi Stress, frustrasi

MANFAAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN BAGI PERUSAHAAN
• Meningkatkan pelayanan
• Menurunkan biaya
• Membantu Pengembangan Perusahaan
• Meningkatkan produktivitas
• Menciptakan Iklim kerja yang kondusif
• Membantu menciptakan image perusahaan

TRAINING NEED ANALYSIS (TNA) ?
• Merupakan suatu proses yang sistimatis pada suatu organisasi dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan karyawan
• Sehingga karyawan memiliki bekal yang memadai untuk dapat bekerja maksimal (superior performance)
• Guna mendukung pencapaian tujuan organisasi

Sumber Kebutuhan Pelatihan
Aspek Organisasi
• Visi, Misi, Values Perusahaan
• Pencapaian Target Perusahaan
• Perkembangan/ perubahan Produk / Jasa


Soal dan jawaban pengangkatan dan program induksi

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

1. Apakah prinsip pengangkatan itu ?
• Prinsip pengangkatan adalah efektivitas, peraturan ketenagakerjaan dan menghindari separation. Dilakukan setelah calon karyawan lulus dalam seleksi dan ditempatkan pada unit yang sesuai dengan kualifikasi yang dimilikinya.

2. Sebutkan jenis-jenis pengangkatan ?
• Promosi
• Demosi
• Transfer
• Staffing karyawan baru

3. Prinsip pengangkatan adalah ?
mempertimbangkan efektivitas, peraturan ketenagakerjaan dan menghindari separation.

4. Sebutkan 3 area penting dalam tahap awal induksi ?
Sasaran Kerja: Apa yang diharapkan dari karyawan? Bagaimana harapan tersebut disesuaikan dengan tujuan perusahaan?
Peran: Dengan siapa karyawan akan bekerjasama? Apa tugasnya? Bagaimana pekerjaan tersebut berhubungan dengan pekerjaan lain?
Garis Instruksi: Dari siapa karyawan mendapat arahan? Siapa yang diarahkan? Apa status karyawan dalam perusahaan?

5. Kapan induksi dilaksanakan ?
Tahap Induksi dilaksanakan pada karyawan yang sudah diterima bekerja pada perusahaan

6. Sebutkan kewajiban yang harus dilakukan karyawan ?
Standar kerja, lokasi pekerjaan, lokasi jabatan, sasaran pekerjaan

7. jelaskan makna dari pengangkatan karyawan ?
Penempatan Karyawan pada suatu jabatan/ pekerjaan baru

8. Sebutkan tujuan program induksi!
Membentuk sikap yang baik terhadap kebijakan perusahaan,Mengatasi rasa canggung, Mempercepat proses integrasi pekerja baru,Membantu menimbulkan semangat karyawan baru

9. Sebutkan jenis pengangkatan !
promosi, transfer, demosi, staffing karyawan baru

10. Meliputi apa saja program induksi itu?
a) Proses pengenalan ( orientasi)
b) Proses supervisi awal
c) Proses penyesuaian dengan perusahaan


resume tetang PENGANGKATAN DAN PROGRAM INDUKSI

Posted by vennyagustine on Nov 24, 2011

Pengangkatan karyawan merupakan penempatan karyawan pada suatu jabatan atau pekerjaan baru. Prinsip pengangkatan adalah mempertimbangkan efektivitas, peraturan ketenagakerjaan dan menghindariseparation.

Pengangkatan dilakukan setelah calon karyawan lulus dalam seleksi dan ditempatkan pada unit yang sesuai dengan kualifikasi yang dimilikinya.

Jenis Pengangkatan

Ada 4 jenis pengangkatan karyawan yakni:

1. Staffing karyawan baru

2. Promosi

3. Transfer, dan

4. Demosi

PROGRAM INDUKSI

Kapan saat pelaksanaan program induksi? Tahap induksi dilaksanakan pada karyawan sudah diterima di sebuah perusahaan. Program induksi meliputi 3 macam proses yakni:

· Proses pengenalan (Orientasi)

· Proses supervisi awal

· Proses penyesuaian dengan perusahaan

Periode induksi biasanya berlangsung selama masa induksi sesuai dengan level jabatan (biasanya selama periode 3 bulan).

3 Area Penting Pada Tahap Awal Program Induksi

Pada tahap awal program induksi terdapat 3 area penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan bagi karyawan baru, yakni:

· Sasaran Kerja:

Apa yang diharapkan dari karyawan? Bagaimana harapan tersebut disesuaikan dengan tujuan perusahaan?

· Peran:

Dengan siapa karyawan akan bekerjasama? Apa tugasnya? Bagaimana pekerjaan tersebut berhubungan dengan pekerjaan lain?

· Garis Instruksi:

Dari siapa karyawan mendapat arahan? Siapa yang diarahkan? Apa status karyawan dalam perusahaan?

Terdapat area lain dalam program induksi untuk karyawan baru sebuah perusahaan diantaranya adalah

Seputar Organisasi.

Karyawan baru diberikan pengetahuan mengenai sejarah singkat organisasi, visi, misi dan tujuan organisasi, struktur organisasi, kebijakan dan peraturan organisasi.

Kondisi Kerja

Dalam area kondisi kerja, karyawan baru dalam program induksinya diberikan pengetahuan mengenai kondisi kerja dalam perusahaan seperti ketentuan tentang seragam atau pakaian yang dikenakan saat bekerja, lay-out fasilitas pabrik atau organisasi, peraturan-peraturandisiplin, jam istirahat, lokasi makan siang, kantin, lokasirest room, prosedur keamanan, ketentuan pemakaian telpon, dan lain-lain tentang kondisi kerja perusahaan.

Pengenalan Lingkungan Kerja

Dalam pengenalan akan lingkungan kerjanya karyawan baru diperkenalkan dengan atasan sertarekan kerja, perkenalkan dengan bawahan (jika kedudukannya sebagai atasan), dan etika pergaulan dalam organisasi atau perusahaan ia bekerja.

Pemahaman Hak dan Kewajiban sebagai karyawan

Karyawan baru diberikan pemahaman mengenai haknya sebagai karyawan diantaranya mengenai skala penggajian, cuti dan liburan, jam istirahat, latihan pendidikan, kegiatan konseling, asuransi, program pensiun, dan lain-lain.

Karyawan progaram induksi juga diberikan pemahaman bukan hanya hak tetapi juga kewajibannya sebagai karyawan dalam perusahaan, diantaranya mengenai tugas-tugas pekerjaan seperti standar kerja, lokasi pekerjaan, fungsi jabatan, sasaran pekerjaan, dan hubungan dengan pekerjaan lain.

Kegagalan Program Induksi

Program induksi dalam prosesnya dapat megalami kegagalan. Hal ini dapat dikarenakan hal-hal dibawah ini:

• Memberi tahu terlalu banyak

• Ketidakmampuan menggunakan contoh dan pelibatan

• Kurang sabar

• Kurang persiapan

• Tidak memberi kesempatan umpan balik

• Gagal mengurangi kecemasan atau ketegangan


soal dan jawaban bab 2

Posted by vennyagustine on Sep 15, 2011

1. Jelaskan apa itu manajemen SDM ?

Rancangan sistem-sistem formal dalam sebuah organisasi untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan-tujuan operasional.

2. Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan perusahaan multinasional ?

Sebuah organisasi yang memiliki unit-unit operasi yang berlokasi dinegara-negara asing.

3. Apakah jarak kekuasaan itu ?

Dimensi kebudayaan yang merujuk pada ketidaksamaan diantara orang-orang dalam satu negara.

4. Jelaskan apa orientasi jangka panjang itu ?

Dimensi kebudayaan yang merujuk pada nilai-nilai yang dimiliki oleh orang yang menekankan masa depan yang bertentangan dengan nilai-nilai jangka pendek yang fokus pada masa sekarang.

5. Sebutkan apa saja kilasan dari setiap bidang kompetensi?

Penyesuaian kebudayaan, persyaratan organisasional, karakteristik pribadi, keterampilan komunikasi, faktor pribadi/keluarga.

6. apa saja yang ada di kompensasi internasional ?

pendekatan neraca , pendekatan pasar global, tunjangan global.

7. Apa yang dimaksud dengan engan warga dari tiga negara ?

Seseorang warga dari satu negara, yang bekerja dinegara kedua, dipekerjakan sebuah organisasi dikantor pusat dinegara ketiga.

8. Faktor apa saja yang mempengaruhi MSDM ?

Faktor hukum dan politik, faktor ekonomi, faktor budaya .

9. Apakah yang dimaksud organisasi global ?

Organisasi global adalah sebuah organisasi yang memiliki unit-unit perusahaan di beberapa negara yang digabungkan menjadi satu untuk beroperasi di seluruh dunia.

10. hal apa saja yang harus di lakukan untuk mencapai keberhasilan global?

Harus melakukan penyesuaian diri terhadap perbedaan kebudayaan di Negara lain


Soal dan Jawaban BAB 1

Posted by vennyagustine on Sep 14, 2011

1. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan strategi ?

Strategi adalah rencana jangka panjang perusahaan untuk menyeimbangkan kekuatan dan kelemahan internalnya dengan kesempatan dan ancaman eksternal dalam mempertahankan keuntungan kompetitif.

2. Jelaskan apa pengertian dari tenaga kerja nontradisional itu ?

para pekerja yg menangani lebih dari satu pkerjaan atau mereka yang “kebetulan” atau bekerja paruh waktu atau mereka yang bekerja dalam susunan kerja alternatif.

3. Apa yang dimaksud dengan kontrol fungsional ?

Control fungsional adalah otoritas yang digunakan oleh manajer SDM dalam mengoordinasikan aktivitas personalia.

4. Apakah yang dimaksud dengan standar pengukuran?

Standar pengukuran yaitu satu set pengukur prestasi kuantitatif yang digunakan para manajer SDM untuk menilai kegiatan mereka .

5. Jelaskanlah apa yang dimaksud dengan globalisasi?

Globalisasi yaitu kecenderungan perusahaan untuk memperluas penjualan, kepemilikan, dan/atau manufaktur kepada pasar baru di luar negeri.

6. Apakah yang dimaksud dengan otoritas lini?

Otoritas lini yaitu otoritas yang digunakan oleh manajer SDM dengan mengarahkan aktivitas karyawan di dalam divisinya sendiri dan dalam memberikan pelayanan (seperti kafetaria pabrik).

7. Apakah yang anda ketahui tentang kartu nilai SDM??

kartu nilai SDM yaitu mengukur efektivitas dan efisiensi fungsi SDM dalam menciptakan tingkah laku karyawan yg dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan strategis perusahaan.

8. Jelaskan Apakah guna dari kartu nilai SDM ??

Kartu nilai SDM digunakan perusahaan untuk mengukur aktivitas SDM dan untuk mengukur perilaku karyawan  yang merupakan hasil dari aktivitas ini, serta mengukur hasil yang berhubungan dengan perusahaan yang relevan secara strategis dengan perilaku para karyawan.

9. Apakah salah satu  yg dibutuhkan manajer SDM?

Yang paling dibutuhkan manajer SDM adalah Keahlian Kepemimpinan.

10. Sebutkan apa saja modal manusia?

pengetahuan, pendidikan,pelatihan, keterampilan, dan keahlian para pekerja perusahaan.